Inspirasi 6 April

Pemberangkatan Pasukan Raksasa

Seandainya saja, dunia ini menjadi satu kesatuan sebagai sebuah negara, maka pantaslah Konstantinopel sebagai ibukotanya
Itulah ungkapan salah seorang yang menggambarkan betapa hebatnya kota konstantinopel. Kota ini bukanlah kota yang mudah ditaklukan. Kota ini menahan serangan dari berbagai penjuru dunia dan berhasil menetralkan semua ancaman yang datang kepadanya karena memiliki sistem pertahanan yang sangat maju pada zamannya. Tercatat pasukan Gothik, Avars, Persia, Bulgar, Rusia, Khazar, dan Pasukan Salib pernah mencoba menaklukan kota ini. Namun, mereka semua gagal. Juga 8 pemimpin Islam yang termasuk di dalamnya Harun Ar-Rosyid juga belum bisa menaklukan kota ini.

Dibangun pada tahun 330 M, tembok ini tidak pernah jebol selama lebih dari 1.000 tahun. Kota ini memiliki pertahanan berupa tembok atau benteng yang berdiri kokoh di sekeliling kotanya. Tembok ini mempunyai tinggi total sekitar 30 meter dan tebal total yang sama dengan tingginya. Terdiri dari tembok dalam setinggi 18-20 meter, tembok luar setinggi 12-15 meter, serta parit yang terletak dibagian terluar dengan kedalaman 10 meter dan lebar 20 meter. Ini merupakan pertahanan yang sempurna. Tidak ada yang pernah berhasil menaklukannya. 


Maka tidak heran, seorang sultan dari Daulah Turki Utsmani mempersiapkan sebuah meriam dengan panjang 8,2 meter, diameter 760 cm, dan berat sekitar 18,2 ton. Melontarkan sebuah peluru sejauh 1,6 meter dengan berat pelurunya mencapai 680 kg. Selain itu, dia juga mempersiapkan 250.000 pasukannya untuk menaklukan Konstantinopel.

Pasukan ini baru diberangkatkan pada tanggal 6 April 1453 H.
Saking banyaknya pasukan ini, seorang pasukan yang bertugas di atas benteng sampai berkata, 
Kami bahkan tidak bisa melihat tanah karena terhalangi oleh banyaknya pasukan itu.
Begitulah dahsyatnya pasukan Muhammad Al Fatih untuk menaklukan Konstantinopel.

Rihan Ihan

0 Comments

Posting Komentar